Saya tak tau mesti memulainya dari mana, dikarenakan saya serta tak sempat tau kapan perasaan ini muncul. Yg ku ingat cuma wajah di pagi itu, wajah asing yg tiba-tiba muncul di hadapanku. Ketika itu takdir sudah menemukan saya bersama seorang yg saya rindukan saat ini.
Saya tetap ingat wajah itu, biarpun saat ini telah kelihatan pudar di telan saat.
Berarawal dari ketidak sengajaan disaat saya & kau berjumpa, hri konsisten berganti, & entah berapa lama kala yg saya habiskan sampai hingga terhadap satu titik di mana saya mengagumimu. Supaya ku perjelas, kala itu kelas kita pass jauh cuma buat saling berjumpa, namun sejak awal jumpa itu, sekolah seakan senantiasa di penuhi wajahmu.
Nyaris tiap-tiap hri saya melihatmu, entah itu di kantin, disaat upacara & tepat pulang sekolah. Bagiku ini satu buah aspek yg langka & aneh, hari-hariku di sekolah seakan tidak sempat absen buat berjumpa denganmu.
Kau pikir saya merencanakan ini diawal mulanya? Tak, saya bahkan tidak sempat memintanya. Tetapi takdir tau, siapa yg bakal berjumpa, & siapa yg sejak mulai merasakan jatuh hati. Iya, & itu saya.
Tak secepat surat ini di untuk, perasaan ini tak tumbuh bersama mudahnya. Sebab waktu itu hatiku sedang di punya oleh seorang, kau tidak butuh tau lah siapa dirinya. Sanggup di bilang, kisah asmaraku biasa-biasa saja, ga ada yg menarik, bagiku itu cuma kisah cinta yg terlampaui biasa.
Hingga kepada hri di mana patah hati jadi temaku kala itu, namun saya bukan orang yg terlampaui melow bersama kondisi, hati boleh sakit, tetapi senyum tidak boleh mati, ya.. kira-kira begitulah. Kau tak butuh mendengar terlampaui tidak sedikit menyangkut factor tak mutlak ini. saat ini saya memutuskan utk berakhir dari pertalian sekelas “pacaran” yg menciptakan saya muak. Yg tentu saya tidak ingin kembali ke musim itu.
Kau bisa saja tidak yakin, & mempunyai anggapan narasi ini mengada-ada. tetapi di tengah hari-hari frustasiku itu, wajahmu kembali hadir. Kau muncul di depanku dgn mata itu, tidak seberapa indah, tapi memikat. Trick jalan & penampilanmu yg sederhana menciptakan menciptakan keunikan sendiri di mataku.
Bersama badan tinggi tegap, wajah yg dapat dibilang biasa saja, & satu faktor yg menciptakan anda itu teristimewa, yakni sifat CUEK yg anda bawa. Anda itu aneh, gila, humoris & apa adanya. Kau merubahku jadi sesuatu yg tidak sama, tidak serupa dalam artian yg positif.
Perasaan nyaman yg tidak di buat-buat diwaktu melihatmu menciptakan saya merasa terhibur, kau senantiasa menghadirkan senyum di bibirku, iya tiap-tiap hri. Saya coba utk terhubung hati padamu, namun yg berlangsung, saya tidak berani.
Saya ceritakan resah di hati terhadap temanku, & entah kenapa narasi itu teramat segera menyebar. Saya tidak tau apakah narasi itu hingga ke telingamu. Maaf saya tak dapat mendeskripsikanmu bersama baik. Kemungkinan kata “sederhana” saja telah pass menggambarkan seluruhnya.
Nyaris tiap-tiap hri tatkala 3 thn saya senantiasa menunggu kau datang, tiap-tiap pagi. Duduk membayangkan seperti orang kesurupan, bertanya-tanya apakah kau masuk sekolah apa tak, dulu tiba-tiba imajinasi aneh muncul di kepalaku di mana kau bakal mengucapkan selamat pagi & tersenyum manis di hadapanku yg sebenarnya imajinasi itu tidak dapat sempat berjalan.
Dulu tiba-tiba sosok yg di tunggu datang, seperti biasa, kau senantiasa datang agak siang, terjadi kalem menuju kelas dgn wajah cuek yg senantiasa mempesona, yeahhh, wajah cuek itu menciptakan goresan indah di hati dulu mogok bersama senyum bahagia. Kau tau, wajah & senyummu itu senantiasa menyelamatkan hari-hari burukku.
Sepulang sekolah pula saya masihlah pernah melirik sepedamu, saya teramat mengenalinya, sepeda yg berwarna dominan putih & di selingi warna biru hitam. clasic, bertambah satu lagi kekagumanku
Tiga thn yakni disaat yg amat sangat lama. Tidak Dengan senyum & wajah itu, Ini tidak ingin jadi factor yg enteng. Tidak Sedikit orang yg tau dapat masalah ini & mereka bilang “LUPAKAN”, dulu dalam hati memberontak, kalian pikir itu gampang.
Terkadang saya benci bersama diriku sendiri, kenap saya sanggup se sayang ini kepada sosok yg bahkan berbicara denganku saja tak sempat, mengapa saya dapat cemburu kepada Dirinya yg tak sempat peduli.
Seperti kata orang, cinta tidak dapat di paksa. Iya, saya tidak sanggup membuatmu jatuh cinta padaku, demikian pula bersama saya yg tidak dapat berakhir kasmaran padamu.
Entah terhitung berapa bln saya tidak berjumpa denganmu, rasanya amat janggal hari-rariku tidak dengan sosok itu. Bisa Jadi ini ialah suatu pembiasaan bagiku. Waktu Ini, saya cuma mampu menerka-nerka sedang apa kau kala ini, bahagiakah kau di sana atau kau sedang merindukan satu orang.
Tetapi dimanapun kau berada, saya harap kau tengah dengan beberapa orang yg dapat membuatmu bahagia. Saya harap kita sanggup berjumpa lagi, utk satu kali saja. Yang Merupakan kata kata selamat tinggal bisa jadi, saya tidak ingin menyebutnya juga sebagai pengobat rindu, dikarenakan tiap-tiap berjumpa denganmu, rinduku bukan terobati, tetapi makin parah tiap-tiap hri.
Mungkin Saja cinta ini takkan sempat tersampaikan, seperti halnya surat ini yg tak ingin sempat hingga ke tanganmu.
Ahh.. kelihatannya saya terlampaui tidak sedikit bercerita. Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak sempat meminta perasaan ini hadir, saya tidak sempat meminta rasa sayang ini tumbuh demikian dalam, tak sempat!
Saya telah menyerah, namun hatiku masihlah bersi teguh. Memang Lah ini bukan kuasaku buat menolak, rasa ini muncul sebab pemberian sang pencipta alam semesta. Namun saya sanggup pilih, & pilihanku merupakan DIAM..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Response to "Menuliskan Surat yang Tak Pernah Terkirim"
Posting Komentar